
Mengirup Manisnya Reda
belum puas mencium harum
terkulai, kelopakmu gugur
jangan kau tangisi
kembangnya menjadi pusara
Tuha...
meski hangus dijilat marak atau layu dahagakan air
luas padang bertukar gurun —
gigih rumput tak sekali mati
saban pagi ia tekal mengakuri, mengakui
kelak musim semi membawa tunas-tunas janji
bertahanlah ia, berbulan lagi
antara sangsi ranah dan naung sang matari
sebelum hijannya meliputi

























































