
Mengirup Manisnya Reda
belum puas mencium harum
terkulai, kelopakmu gugur
jangan kau tangisi
kembangnya menjadi pusara
Tuha...
belum pernah aku
berperahu di matamu
kini, ia mengalirkan deras sung
dan keruh warnanya
apakah kembara hujan
menimpakan bah?
sedang ubun rumahku
tak setitik basah
terik matahari pun
tak mengeringkan
sungai di matamu
tidak terduga
setitik kataku semalam
membenih sungai kedukaan

























































